Gelar Eco Fashion Week Indonesia 2019, Kemendes PDTT Pamerkan Tenun dari Daerah Tertinggal


  Selasa, 03 Desember 2019 Berita DITJENPDT

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal akan menyelenggarakan Eco Fashion Week Indonesia 2019 yang akan menampilkan koleksi terbaru dari hasil Live in Designer di Kabupaten Lombok Tengah, Nias Selatan, Donggala dan Timor Tengah Selatan. Salah satunya adalah tenun motif baru “Flobamora” yang merupakan hasil persilangan motif tenun tradisional dari Flores, Sumba, Timor, dan Alor.

Di hari pertama, Kamis, 5 Desember 2019 kegiatan Eco Fashion Week Indonesia 2019 akan diisi dengan Opening & Launching Buku “Pewarnaan Alam, Jendela Menuju Mode Berkelanjutan” oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, Talkshow & Press Conference, serta peragaan Fashion Show koleksi Kemendes PDTT.

Di hari kedua penyelenggaraan Eco Fashion Week Indonesia 2019, Jumat, 6 Desember 2019 diisi dengan Workshop terkait Pencelupan Warna Kehijauan, Fashion Show koleksi Dekranasda Kabupaten Dairi dan Inalum, serta Talkshow membahas tentang Vegan Fashion vs Isi Piringku.

Di hari terakhir penyelenggaraan Eco Fashion Week Indonesia 2019, Sabtu, 7 Desember 2019 diisi dengan Workshop terkait Nature 1:3:5 Zero Waste Concept, Fashion Show koleksi Kemendes PDTT Tahun 2018-2019 hasil Live in Designer, Fashion Show koleksi Badan Restorasi Gambut, serta Talkshow membahas tentang Noken.

Eco Fashion Week Indonesia 2019 dilaksanakan selama 3 hari, mulai dari 5-7 Desember 2019 yang diselenggarakan di Gedung Sarinah lt. UG, Jl. MH Thamrin No. 11, Jakarta Pusat.