Rapat Tindak Lanjut Evaluasi STRANAS-PPDT 2015-2019 Dalam Rangka Pembinaan Daerah Tertinggal Entas


  Rabu, 20 Nopember 2019 Kegiatan DITJENPDT

Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal melalui Direktorat Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal menyelenggarakan Rapat Tindak Lanjut Evaluasi Strategi Nasional Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (STRANAS-PPDT) Tahun 2015-2019 Dalam Rangka Pembinaan Daerah Tertinggal Entas di Jakarta, Senin (18/11).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membahas hasil evaluasi STRANAS-PPDT Tahun 2015-2019, konsep draft Permendesa PPDT tentang Pedoman Pembinaan Daerah Tertinggal Entas, serta untuk menggali potensi sumber pendanaan terhadap daerah tertinggal entas.

Menurut Direktur Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal, Rafdinal ada beberapa potensi sumber pendanaan untuk daerah tertinggal entas yakni dari bantuan keuangan provinsi, dana insentif daerah, pinjaman daerah dan kerjasama pihak swasta.

Pada Rapat Tindak Lanjut Evaluasi Strategi Nasional Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (STRANAS-PPDT) Tahun 2015-2019 turut dikaji konsep Pembinaan Daerah Tertinggal Entas dengan menghadirkan narasumber Kasubdit Fasilitasi Dana Alokasi Khusus Kementerian Dalam Negeri, Simon Saimima dan Kasubdit Hibah, Dana Darurat dan Dana Insentif Daerah, Kementerian Keuangan, M. Nafi, serta para peserta di lingkup Kemendes PDTT, diantaranya perwakilan dari Ditjen PDTu, Biro Perencanaan, dan Biro Hukum dan perwakilan dari UKE II di lingkungan Ditjen PDT.