Awasi Dana Desa, Kemendes PDTT Gandeng Media Nasional


  Jumat, 23 Februari 2018 Berita DITJENPDT

JAKARTA - Pemanfaatan dana desa masih belum merata dan belum berjalan dengan maksimal. Persoalan ini dijelaskan pihak Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo mewakili Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT.

Samsul Widodo, usai penandatanganan Memorandum of Undestanding (MoU) antara Kemendes PDTT dengan sejumlah media di kantor Kemendes PDTT, Kamis (15/2/2018) menyampaikan bahwa dengan jumlah desa sebanyak 74.910 tersebut, mereka masih belum mudah mendapat informasi terdepan dalam pelaksanaan penggunaan dana desa, atau bahkan di desanya sendiri.

“Kerja sama antara Kemendes PDTT dan media dalam menyosialisasikan pelaksanaan dari dana desa, diharapkan meningkatkan pembangunan di desa menjadi lebih baik," kata Samsul Widodo, kutip laman Kemendes PDTT, Senin (19/2/2018). 

Kemudian, Samsul Widodo menampik rumor bila adanya sinergitas dengan media massa nasional dianggap sebagai upaya untuk mempengaruhi independensi media. Padahal, lebih tepatnya untuk mendorong dan mendapatkan aspirasi masyarakat. "Selama ini kami kerap mendapat kritik karena kurang mendiseminasikan pelaksanaan pembangunan desa terutama ke masyarakat desa itu sendiri,” papar Widodo. 

Samsul Widodo melanjutkan, di samping media juga memberitakan tapi menurut Widodo media dapat mendiseminasikan serta menyerap aspirasi masyarakat mengenai pembangunan desa.

“Makanya kami selalu mendorong keterlibatan media juga berfungsi sebagai pengawasan pelaksanaan dari dana desa," urainya. 

Selanjutnya, dari pihak media nasional yaitu Direktur Utama Metro TV, Suryapratomo menyatakan bahwa peran kita dapat mewujudkan keberhasilan masyarakat desa yang maju dan modern nantinya akan menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya yang ingin lebih meningkatkan pembangunan di desa mereka.

“Perlu bagi kita untuk membangun kesadaran bersama, menyelesaikan permasalahan kesejahteraan masyarakat desa, salah satunya,” ujar Suryapratomo. 

Seperti diketahui sebelumnya, Kemendes PDTT menjalin kerjasama dengan beberapa media massa nasional mengenai pelaksanaan publikasi dan sosialisasi kegiatan Kemendes PDTT, terutama dalam pelaksanaan pemanfaatan dana desa dan keberhasilan-keberhasilan desa dalam membangun desa. 

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah media diantaranya yakni TVRI, dan Kompas Gramedia, Jawa Pos Koran, Metro TV, TV One, Tempo Media Group, dan Sindo.