Teh Daun Kelor asal Lombok Tembus Pasar Internasional


  Senin, 04 Februari 2019 Berita DITJENPDT

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Samsul Widodo, melakukan kunjungan ke Pusat Produksi Teh Moringa Sasambo di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (31/1).

Dalam kunjungannya tersebut Samsul Widodo melihat proses pembuatannya pembuatan teh Moringga yang berbahan baku daun Kelor.

Pemilik usaha Teh Moringa Sasambo, Nasrin H. Muhtat menuturkan bahwa daun kelor sebagai bahan baku teh memiliki keunggulan seperti perawatan tanaman kelor yang mudah, jarang terkena hama, serta memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti mengobati hipertensi, mencegah sakit jantung, memperbaiki fungsi ginjal, dan manfaat lainnya.

"Di sini hanya tempat produksinya, kalau untuk daun kelor kami ada yang suplai, bukan kami yang tanam pohonnya," ujar Nasrin saat ditemui di kediamannya yang sekaligus digunakan menjadi pabrik produk olahan daun kelor.

"Dulu awalnya kami punya usaha jamu dari tahun 1993, terus pernah ada yang pesan daun kelor bentuk kering ke kami, jumlahnya banyak. Setelah kami siapkan ternyata pemesan gagal ambil daun kelor dari kami, ya sudah kami harus putar otak buat olah daun kelor yang banyak itu. Kami coba-coba olah jadi teh, kebetulan malah banyak peminat," imbuhnya saat menjelaskan awal mula usaha teh daun kelornya yang sudah berjalan sekitar 2 tahun ini.

Teh daun kelor milik Nasrin tersedia dalam beberapa jenis, yaitu teh celup, teh bubuk, serta dalam bentuk kapsul. Selain diproduksi menjadi teh, daun kelor juga diproduksi menjadi beberapa produk kecantikan yang dinamakan Moringa Beauty. Moringa Beauty terdiri dari produk sabun serta masker wajah yang hingga saat ini terus dikembangkan varian produknya.

Pengembangan olahan daun kelor didukung oleh Samsul Widodo. Menurutnya selain pengembangan brand dan kemasan, perlu dilakukan juga pengembangan olahan daun Kelor lainnya.

"Perlu juga ada pengembangan dari pemanfaatan daun kelor, misalnya dalam bentuk makanan, seperti mie, sehingga bisa disuplai ke rumah-rumah makan," ujar Samsul.

Teh Moringa Sasambo sudah memiliki banyak distributor untuk memasarkan hasil produksinya. Produksi Teh Moringa Sasambo sudah bisa menyerap 100 pegawai lepas dan 5 pegawai tetap. Selain dipasarkan di wilayah lokal, saat ini produk Teh Moringa Sasambo juga sudah dipasarkan ke Arab Saudi, Jepang, dan Korea.