Sentuhan Budaya Di Desa Wisata Setanggor


  Kamis, 07 Februari 2019 Berita DITJENPDT

Dalam kunjungan kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Samsul Widodo berkunjung ke Desa Wisata Setanggor di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (1/2).

Desa Setanggor adalah desa wisata dengan fasilitas homestay bagi para pengunjungnya. Homestay yang dibangun di desa wisata ini disesuaikan dengan standar internasional untuk mengakomodasi kenyamanan pengunjung. Para pengunjung yang menginap di Desa Setanggor dapat melakukan beberapa aktivitas seru seperti memetik buah-buahan lokal yang ada di kebun, membuat pupuk kompos, dan melihat masyarakat menenun kain.

Dalam kunjungannya, Samsul Widodo diterima oleh Kepala Desa Setanggor sekaligus penggagas Desa Wisata Setanggor, Kamarudin, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Ida, Ketua BUMDes Setanggor, Isna, dan masyarakat Desa Setanggor.

Dalam kesempatan tersebut Samsul Widodo meninjau art shop BUMDes Setanggor untuk melihat hasil kain tenun yang dihasilkan oleh para pengrajin setempat. Kain-kain tersebut memiliki corak yang indah dengan keragaman warnanya.

“Saya janji ke depannya akan kembali lagi ke sini lebih lama untuk berdialog dan membahas apa saja yang bisa kita bantu di sini,” ujar Samsul Widodo.

“Kami ke Lombok Tengah bersama dengan tim Shopee untuk memberikan pelatihan pemasaran produk berbasis online. Kami juga berharap ke depannya produk-produk dari Desa Setanggor bisa dijual lewat online,” tambah Samsul Widodo.

Di lokasi yang sama, CEO Eco Fashion, Merdi Sihombing menuturkan bahwa pada Februari akan diadakan pelatihan menenun di Desa Setanggor bagi para penenun. Harapannya, dengan pelatihan tersebut masyarakat bisa mempunyai keahlian dalam pembuatan motif tenun serta pewarnaan kain dengan bahan pewarna alami.