Kemendes Apresiasi Pengembangan Potensi Prukades di Pasaman Barat


  Senin, 11 Maret 2019 Berita DITJENPDT

Pengembangan potensi Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) di daerah tertinggal, Tim Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang dipimpin Staf Khusus Menteri Desa PDTT, Febby Dt. Bangso bersama Direktur Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal serta Kasubdit Direktorat Pengembangan Ekonomi Lokal Ditjen PDT bersama tiga perusahaan selaku off takker yaitu PT. Pasar Komoditas Nasional (Paskomnas), PT. Darusalam Agritama Indonesia dan PT. Nares melaksanakan kunjungan kerja ke kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dalam rangka melihat komoditas unggulan seperti alpukat, kopi, nilam dan serai wangi.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tgl 7 s.d 8 maret 2019 yang dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman Barat H. Syahiran. Kegiatan yang diawali dengan pertemuan antara Tim Kemendes, perusahaan, Bappeda Provinsi Sumatera Barat dengan Bupati Pasbar didampingi OPD terkait diantaranya Bappeda, DPMN, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperindag, Camat, Walinagari, pengurus Bumnag yang memiliki potensi unggulan, gapoktan dan asosiasi petani serta kelompok tani. 

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Kemendes berharap agar kelompok tani, gapoktan, pengepul dapat bergabung dengan bumnag karena kedepannya tiga perusahaan yang hadir ini bersedia bekerjasama dengan bumnag untuk menampung hasil Prukades Pasaman Barat. 

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Perjanjian Kerjasama antara Bumnag Koto Baru, Gapoktan Alpukat Giri Maju dengan PT. Paskomnas terkait kerjasama pemasaran produk alpukat Pasbar.

Setelah dilaksanakan kegiatan pertemuan, tim tersebut bersama Bupati Pasbar melaksanakan peninjauan beberapa lokasi potensi perkebunan diantaranya serai wangi yang ada di Jambak, alpukat yang ada di Giri Maju, kopi yang ada di Kajai, Talu dan Sinuruik. 

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan produk unggulan Pasbar, juga sekaligus membantu petani untuk memasarkan produknya dengan harga yang lebih baik melalui kerjasama langsung dengan tiga perusahaan tersebut, sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bupati Pasbar di sela-sela kunjungan lapangannya menemani Tim Kemendes menyatakan apresiasi mendalam atas perhatian Kemendes dalam membantu pemasaran produk lokal Pasbar.

"Terima kasih atas kunjungan dan perhatian Tim Kemendes langsung kepada masyarakat Pasaman Barat, semoga dengan adanya program dan kerjasama ini dapat meningkatkan nilai penjualan produk serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di berbagai wilayah Pasaman Barat," ujar Syahiran.

"Pemkab Pasbar juga berharap kepada pihak Kemendes melalui program DAK nantinya tahun 2020, sehubungan dengan kondisi jalan sepanjang 15 km menuju kebun alpukat di Giri Maju terlihat dalam kondisi rusak berat sehingga pastinya akan mempengaruhi nilai jual alpukat tersebut untuk dapat diperbaiki kedepannya," tutup Syahiran.