Halmahera Barat Siapkan 20 Hektar Untuk Produk Unggulan Desa


  Senin, 22 Januari 2018 Berita DITJENPDT

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat telah menyiapkan lahan seluas 20 hektar untuk mendukung program Produk Unggulan Desa (Prudes) yang menjadi prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Rencananya lahan yang dipersiapkan tersebut akan digunakan untuk menanam jagung.

Hal tersebut dikatakan Bupati Halmahera Barat, Danny Missy, saat bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo di Jakarta, Jumat (10/2).

Menurut Danny, dalam konsep lahan 20 ribu hektar tersebut, pihakya memberikan tanggung jawab kepada setiap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengelolanya. Selain itu Pemkab juga menyiapkan kawasan pedesaan terpadu dalam hal perikanan, pertanian, pariwisata, agrobisnis, dan agroindustri.

Dikatakan Danny, seluruh desa di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang berjumlah 170 desa telah mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Beberapa di antaranya telah memiliki penghasilan antara Rp10-30 juta.

Masih menurut  Danny, adanya BUMDes telah terbukti berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, Denny juga menegaskan manfaat embung yang telah banyak dibangun di daerahnya.

Sementara untuk embung desa, sebagai sumber mata air wilayah masih cukup bagus. Beberapa tempat tertentu yang tidak bisa dijangkau irigasi, pihaknya telah memanfaatkan  embung. Dengan embung, malah banyak tanaman-tanaman yang berpotensi untuk mereka kembangkan, seperti kol tanpa pupuk yang berhasil dengan adanya embung.

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo mengapresiasi langkah Bupati Halbar yang terus berupaya mempercepat program pembangunan desa untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Menurut Mendes, langkah yang dilakukan Bupati Halmahera Barat ini harus didorong. Terlebih lagi daerah ini telah membentuk BUMDes yang tersebar di 170 desa.

Begitu pula untuk produk unggulan desanya, juga sudah disiapkan dengan adanya lahan seluas 20 ribu hektar untuk tanaman jagung. Untuk itu, kita pasti akan mendorong perekonomian Halamahera Barat.

Ditambahkan Eko, pihaknya  juga akan membantu menyiapkan sarana pascapanen dengan membawa pengusaha swasta masuk ke Halmahera Barat.

Tidak hanya itu, Menteri Eko juga akan mendorong BUMN agar masuk ke desa-desa di wilayah tersebut untuk mendorong perekonomian masyarakat pedesaan. Dia juga berharap BUMDes yang ada di Halmahera Barat dapat menjadi contoh bagi BUMDes di daerah lain.