Ditjen PDT Dekatkan Teknologi ke Daerah Tertinggal


  Rabu, 15 Mei 2019 Berita DITJENPDT

Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal bersamaKementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) bersama Zenius Education, lembaga penyedia layanan pendidikan berbasis internet meluncurkan Zenius Prestasi sebagai solusi pembelajaran yang tepat dan meningkatkan produktivitas kinerja guru di daerah tertinggal.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Samsul Widodo mengatakan, program ini digagas untuk meningkatkan kemampuan para tenaga pendidik untuk melakukan transfer knowledge kepada peserta didik.

Menurut Samsul, persoalan utama pada daerah tertinggal yang paling kompleks dan terlihat jelas adalah rendahnya status perekonomian dan pendidikan yang berpengaruh pada sumber daya manusia terutama di wilayah-wilayah perbatasan Indonesia.

Lebih lanjut, Samsul mengatakan, upaya percepatan pembangunan Daerah Tertinggal harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak biasa, salah satunya dengan mendekatkan teknologi ke daerah-daerah tertinggal.

”Persoalan pendidikan di Daerah Tertinggal tidak hanya terkait aksesibilitas dan minimnya sarana prasarana, namun juga rendahnya ketersediaan tenaga pendidik," kata dia, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, selama ini sebaran tenaga pendidik di Daerah Tertinggal lebih banyak ada di ibu kota kabupaten. "Belum lagi masalah kualitas belajar mengajar yang juga perlu diperbaiki," ujarnya.

Untuk itu, Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal bekerja sama dengan Zenius Education meningkatkan kualitas pendidikan di Daerah Tertinggal.

"Melalui inovasi dan teknologi, kami mencoba menjangkau hal-hal yang sebelumnya sulit bahkan belum pernah dijangkau untuk mengembangkan literasi dan praktik digital di Daerah Tertinggal,” tutur dia.

Kemudian, Zenius Education akan mendukung pengembangan SDM di Daerah Tertinggal melalui platform Zenius Prestasi.

Zenius Prestasi dapat membantu siswa untuk belajar dan bahkan membantu daerah yang memiliki keterbatasan jumlah guru untuk memantau perkembangan belajar siswa serta menyusun program pembelajaran selanjutnya.

Zenius Prestasi sendiri merupakan solusi pembelajaran yang tepat karena dengan O2O (Online to Offline), hasil belajar dalam kondisi tanpa internet tetap bisa disinkronisasi ketika mendapatkan koneksi internet.

Sumber: akurat.co