Pasar Rakyat-Menuju Indonesia Maju Melalui Penguatan Daya Saing Usaha


  Kamis, 05 September 2019 Berita DITJENPDT

Jakarta, 30 Agustus 2019

Menteri Desa PDTT dan Menteri Sosial bersama Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu fa  Kepala Balai Karantina Kementerian Pertanian membuka “Pasar Rakyat-Menuju Indonesia Maju Melalui Penguatan Daya Saing Usaha” di Lapangan Banteng-Jakarta Pusat.

Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan mitra binaan dari program bantuan untuk pengentasan kemiskinan dan penguatan daya saing usaha yang dimiliki masing-masing kementerian.

Kegiatan Pasar Rakyat ini mencerminkan implementasi sinergi program-program tersebut, antara lain program Pembiayaan  Kredit Ultra Mikro (UMi) dibawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Program Keluarga Harapan (PKH) dibawah Kementerian Sosial (Kemensos), Program Kartu Tani dan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis dibawah Kementerian Pertanian serta program Dana Desa dan Koperasi di 3T dibawah Kementerian Desa PDTT.

Pembiayaan Ultra Mikro merupakan program lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian bagi usaha mikro lapisan terbawah yang belum bisa difasilitasi oleh perbankan. UMi memberi fasilitas pembiayaan maksimal Rp 10.000.000 per nasabah dan disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) antara lain PT Bahan Artha Ventura, PT Permodalan Nasional Madani dan Pegadaian.

Kementerian Desa PDTT berkontribusi menghadirkan 2 (dua) booth dari mitra kerja binaan Ditjen PDT yaitu PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT. MSMB) dan Sayurbox. PT MSMB juga menyajikan sayur organik (wortel, tomat cherry, tomat besar, paprika, cabai dll) dari petani Kab. Cianjur yang sudah mengimplementasikan teknologi pertanian RiTx sebagai solusi terpadu yang inovatif. Dari Sayurbox menyajikan buah organik seperti pisang, mangga, buah naga, dan nanas dalam bentuk buah segar dan buah potong.

Pada acara ini, para menteri berdialog dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) penerima bantuan sosial PKH dan Penerima Pembiayaan UMi. Para menteri juga meninjau sentra-sentra produk unggulan UMKM seperti komoditas pangan, hasil laut, kerajinan tangan, dan kopi.

Puncak dari acara ini adalah Penandatangan Nota Kesepahaman Pasar Rakyat bertema “Indonesia Maju melalui Penguatam Daya Saing Usaha”.

Point nya meliputi :

1) sharing data penerima program pemerintah;

2) dukungan pembiayaan pengembangan usaha bagi penerima program pemerintah; 3) pendampingan dan supervisi bagi penerima program pemerintah; dan

4) peningkatan kapasitas penerima program pemerintah.

Tujuannya adalah untuk mengenalkan ragam komoditas unggulan dan kebudayaan dari berbagai wilayah Indonesia.