Kementerian Desa PDTT Apresiasi Aceh, Penyaluran BLT Dana Desa Lancar


  Jumat, 12 Juni 2020 Berita DITJENPDT

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengapresiasi kerja keras dari Pemerintah Daerah di Aceh serta seluruh elemen yang terlibat dalam proses percepatan penyaluran  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap I.

Pujian dan apresiasi itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal sebagai Koordinator Pemantau Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Provinsi Aceh, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ir Razali AR MSi. Ia mengatakan, sampai hari Rabu (10/6/2020), Aceh telah menyalurkan BLT DD sebesar 84 persen dan diharapkan tuntas seluruhnya sampai akhir Juni 2020 ini.

“Peran aktif dari para bupati dan walikota sangat berkontribusi dalam percepatan penyaluran BLT-DD. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) dan para pendamping gampong bekerja keras tanpa mengenal jam kerja, bahkan pada hari Sabtu dan Minggu proses penyaluran BLT-DD masih terus berjalan. Di samping itu peran aktif camat dan geuchik serta masyarakat juga patut diberikan penghargaan. Tanpa kerjasama yang baik dari berbagai pihak, percepatan penyaluran BLT-DD di Provinsi Aceh tidak akan berjalan dengan lancer,” ujar Razali AR.

Ia mengatakan penyaluran bantuan di tengah pandemi Covid-19 sangat penting bagi masyarakat khususnya dalam meringankan beban ekonomi, seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat harus bergotong-royong menuntaskan program ini.

Razali AR juga mengimbau  seluruh Kepala DPMG di Provinsi Aceh untuk menyampaikan permasalahan dan hambatan yang dihadapi dan dicarikan solusi bersama guna mempercepat proses penyaluran BLT-DD bagi masyarakat.

“Dengan adanya penguatan kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat penyaluran BLT-DD, sehingga dalam bulan Juni penyaluran BLT-DD Provinsi Aceh dapat segera dituntaskan,” demikian Razali AR.

BLT-DD sudah tersalurkan di 5.453 Gampong dan diterima oleh 342.225 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari 23 kabupaten di Provinsi Aceh terdapat 4 kabupaten yang telah tuntas 100% yaitu: Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie Jaya dan Kota Banda Aceh.

Berikutnya Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Jaya, Kota Subulussalam, Aceh Tengah, Aceh Utara dan Aceh Selatan telah tuntas lebih dari 90% dan diharapkan dapat tuntas dalam tiga hari ke depan.

Kabupaten dan kota lainnya juga terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kabupaten dan kota yang berada dalam range di atas 80 persen di antaranya, Kabupaten Aceh Singkil (86 persen), Kota Langsa (85 persen, dan Aceh Tamiang (82 persen).

Di samping itu kabupaten dengan progres penyaluran berada dalam kisaran 50 persen hingga 80 persen diantaranya Kota Sabang (78 peren),  Bener Meriah (75 persen), Aceh Timur (73 persen), Aceh Barat (70 persen) dan Simeulue (67 persen).

Sementara itu Kabupaten Pidie dan Kota Lhokseumawe progress penyalurannya masih di bawah 50 persen.

Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan salah satu Kabupaten yang mengalami lompatan penyaluran dengan sangat drastis. Tercatat satu minggu yang lalu kabupaten ini berada pada posisi terendah di Provinsi Aceh dengan tingkat penyaluran 6 persen. Setelah pencairan anggaran dana desa tahap II, penyaluran BLT-DD di   Aceh Tamiang kini telah mencapai 82 persen.

Hal serupa juga dialami oleh  Aceh Barat dan Kota Langsa, dimana sebelumnya penyaluran masih kurang dari 50 persen, dan kini telah mencapai diatas 70 persen. Kabupaten Pidie dan Kota Lhokseumawe juga mengalami kenaikan yang signifikan, meskipun belum mencapai 50 persen, namun upaya-upaya percepatan terus dilakukan, agar dalam kurun waktu satu minggu ini dapat tersalur di atas 50 persen.

Sumber: Tribunnews.com