Kemdes PDTT Targetkan 10.000 Desa Tertinggal Jadi Desa Berkembang


  Rabu, 18 Nopember 2020 Berita DITJENPDT

Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemdes PDTT) menargetkan 10.000 desa tertinggal menjadi desa berkembang.

“Jadi target capaian kita nanti adalah 5.000 desa berkembang menjadi mandiri dan 10.000 desa tertinggal menjadi berkembang,” kata Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar di kegiatan Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) 11 Tahun 2020 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Senin (16/11/2020).

Pada kesempatan tersebut, Mendes PDTT menjelaskan tentang pemanfaatan dan penggunaan dana desa, serta arah pembangunan desa 2020-2024.

“Tentu, semua ini merujuk pada visi-misi dan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Minimal ada tiga hal yang menjadi fokus. Yaitu pengembangan SDM, pembangunan infrastruktur dan transformasi ekonomi,” kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Ketiga hal ini, lanjut Gus Menteri, adalah rujukan utama bagi pembangunan di desa. Meski demikian, untuk di desa, akan lebih difokuskan pada pengembangan SDM dan transformasi ekonomi.

Menurut Gus Menteri, sebuah desa yang statusnya tertinggal bisa langsung loncat menjadi desa mandiri.

“Sangat mungkin, tetapi tentu hanya daerah-daerah khusus atau spesifik yang akan bisa menuju ke sana. Tetapi dimungkinkan adanya desa dari posisi tertinggal tidak berkembang dulu, langsung ke mandiri,” jelasnya.

Sedangkan untuk daerah tertinggal sendiri, selama periode 2020-2024, Kemdes PDTT menargetkan 25 daerah tertinggal dari total 62 daerah yang sampai saat ini statusnya masih tertinggal.

“Kemudian, sasaran pembangunan daerah tertinggal yang menjadi target kita 2020-2024 yaitu mengentaskan 25 daerah tertinggal dari total 62 daerah tertinggal. Jadi yang kita targetkan adalah 25 dari 62 daerah tertinggal,” jelas Gus Menteri.

 

Sumber: https://www.beritasatu.com/jayanty-nada-shofa/nasional/699147/kemdes-pdtt-targetkan-10000-desa-tertinggal-jadi-desa-berkembang